Ramadan, #BangkitBareng Mereka yang Bertahan Sendiri

Ramadan, #BangkitBareng Mereka yang Bertahan Sendiri

Kegiatan Sosial

Rp 30,000

telah terkumpul dari Rp 100,000,000

2 Donatur

Bagikan Campaign

RAB.kawanbantu.com/bantulansia

Deskripsi Campaign

Ramadan mengajarkan kita menahan lapar.

Namun bagi sebagian orang, rasa lapar bukanlah pelajaran sebulan sekali. Ia adalah kenyataan yang hadir hampir setiap hari, bahkan di usia yang seharusnya sudah diisi dengan lebih banyak istirahat. Di Karawang, Jawa Barat, ada lansia yang sejak pagi masih harus berjalan keliling, hanya agar saat magrib nanti mereka tetap bisa makan.

mak usni.png
Emak Usni adalah salah satunya. Sejak ditinggal pasangan hidupnya, ia berjualan sayur keliling seorang diri. Setiap pagi, ia berangkat ke pasar sebelum matahari naik, lalu menyusuri jalan-jalan kampung dengan dagangan di punggungnya. Jalannya tak selalu mudah naik turun, licin, dan jauh. Keuntungan yang ia bawa pulang pun sering kali tak seberapa. Kadang belasan ribu, kadang lebih sedikit, itu pun jika dagangannya habis. Ada hari-hari ketika pembeli berutang dan modalnya tak kembali, hingga untuk membeli beras saja ia harus menunggu bantuan tetangga.

mak kasti.pngAda pula Emak Kasti, usianya hampir satu abad. Tubuhnya semakin ringkih, namun setiap hari ia tetap berkeliling menjajakan gorengan dan makanan ringan. Sebagian dagangannya bahkan bukan miliknya sendiri. Untung yang ia terima sangat kecil kadang hanya sekitar sepuluh ribu rupiah dalam sehari, meski jarak yang ia tempuh jauh dan melelahkan. Jika tubuhnya tak sanggup dan ia terpaksa berhenti berjualan, tak berarti kebutuhannya ikut berhenti.

Mereka bukan tidak ingin beristirahat. Tubuh tua itu sebenarnya sudah lama memberi tanda lelah. Namun demi bisa bertahan hari demi hari, mereka memilih terus berjalan. Termasuk saat Ramadan datang, ketika lapar seharusnya menjadi ibadah, bukan beban hidup.

Emak Usni dan Emak Kasti jarang bercerita banyak. Mereka hanya menjalani hari seperti biasa berangkat pagi, berjalan pelan, lalu pulang. Apa pun hasil yang didapat tidak ada keluhan, hanya usaha agar hari itu tetap bisa dilewati.

Di bulan Ramadan ini, semoga kita bisa belajar menahan lapar dengan cara yang lebih bermakna, dengan mengingat mereka yang selama ini menahan lapar bukan karena pilihan, melainkan karena keadaan.

Informasi Campaigner

Kabar Campaign

No Data

Belum ada kabar terbaru dari campaign ini.

Para Donatur

Anonymous

Pada 4 April 2026

Telah Berdonasi

Rp 10,000

Anonymous

Pada 20 Maret 2026

Telah Berdonasi

Rp 20,000

Do'a dan Pesan Donatur

Anonymous

Pada 20 Maret 2026

doakan saya yaa agar istiqomah beribadah kepada Allah, mendapat penghargaan emas di OPSI 2026 beserta kemudahan dalam prosesnya, diterima sma LABSKY memalui japres pada tahun ini, mendapat rata rata akhur 97, menjadi lulusan terbaik tahun ini pada angkatan 24, menjadi anak sholehah dan berbakti, ketika sudah waktunya doakan saya tidak merasakan siksa kubur, dijauhkan dari api neraka, masuk ke surga firdaus Allah,,, aamiinn… selamat id fitri doa baik menyertai kalian semua.. aamiin YRA

Laporkan Campaign