Tubuhnya Luka, Tapi Sahram Tetap Berjuang untuk Ayahnya

Tubuhnya Luka, Tapi Sahram Tetap Berjuang untuk Ayahnya

Kegiatan Sosial

Rp 45,074,880

telah terkumpul dari Rp 80,000,000

686 Donatur

Bagikan Campaign

RAB.kawanbantu.com/bantusahram

Deskripsi Campaign

Di usia 16 tahun, kebanyakan anak sibuk memikirkan sekolah, teman, dan cita-cita.
Tapi bagi Sahram, setiap hari justru diisi dengan rasa perih di seluruh tubuhnya.

Sejak usianya belum genap 1 tahun, kulit Sahram mengalami kelainan kronis. Hingga hari ini, sakit itu tak pernah benar-benar pergi. Nyeri yang dirasakan jadi bagian dari hidupnya sesuatu yang harus ia tahan, meski tak pernah ia minta.

Sahram tidak pernah merasakan bangku sekolah. Bukan karena ia malas belajar, tapi karena rasa malu dan ketakutan akan tatapan orang. Ia memilih mengurung mimpinya sendiri, karena merasa dunia tidak cukup ramah untuk menerima keadaannya. Masa kecil yang seharusnya penuh tawa, berlalu begitu saja.

Di rumah, hidup pun tak kalah berat. Ayah Sahram kini lumpuh akibat penyakit di bagian kaki dan tidak mampu bekerja. Sejak saat itu, Sahram anak 16 tahun harus menjadi tulang punggung keluarga.

Setiap hari, ia bekerja sebagai buruh pasir. Upahnya hanya sekitar Rp20.000–Rp30.000, itu pun tidak selalu ada. Untuk sampai ke tempat kerja, Sahram harus berjalan hampir satu km, melewati kebun dan jalan menurun, di bawah terik matahari yang membuat kulitnya semakin perih.

Bayangkan…
Kulit yang sudah rusak saja terasa panas, apalagi harus bekerja di bawah matahari tanpa perlindungan.

Namun Sahram tak punya pilihan. Jika ia tidak bekerja, di rumah tak ada beras. Tak ada makanan. Tak jarang, ia dan ayahnya hanya bisa menahan lapar bersama.

Saat sakitnya kambuh, Sahram hanya bisa bertahan. Berobat bukan lagi kemungkinan. Terakhir kali ia ke dokter adalah tahun 2017. Setelah itu, keterbatasan biaya membuat pengobatan terasa mustahil. Untuk makan saja sulit, bagaimana harus membayar biaya medis?

Ibunya telah lama pergi setelah berpisah dan menjalani hidupnya sendiri. Kini, Sahram dan ayahnya benar-benar berjuang berdua, saling menguatkan dalam keterbatasan.

Hari ini, Sahram sangat membutuhkan bantuan.
Bantuan biaya pengobatan ke dokter spesialis kulit agar kondisinya tidak semakin memburuk, serta bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kita mungkin tak bisa mengembalikan masa kecil Sahram yang hilang.
Namun kita masih bisa membantu agar masa depannya tidak ikut hilang.

Sedikit kebaikan dari kita bisa menjadi harapan besar bagi Sahram anak yang selama ini belajar kuat sendirian.

Mari bantu Sahram dengan langkah sederhana:

Klik “DONASI SEKARANG”

Masukkan nominal donasi

Pilih metode pembayaran yang tersedia

Jika belum bisa berdonasi, kamu tetap bisa membantu dengan membagikan halaman galang dana ini.
Semakin banyak yang tahu, semakin besar harapan Sahram untuk sembuh dan menjalani hidup yang lebih layak.

Informasi Campaigner

Kabar Campaign

No Data

Belum ada kabar terbaru dari campaign ini.

Para Donatur

Hamba Allah

Pada 9 Mei 2026

Telah Berdonasi

Rp 100,000

Anonymous

Pada 26 April 2026

Telah Berdonasi

Rp 30,000

Anonymous

Pada 17 April 2026

Telah Berdonasi

Rp 10,000

Anonymous

Pada 15 April 2026

Telah Berdonasi

Rp 10,000

Anonymous

Pada 14 April 2026

Telah Berdonasi

Rp 20,000

Do'a dan Pesan Donatur

Hamba Allah

Pada 9 Mei 2026

Semangat adek💪

Anonymous

Pada 14 April 2026

Tetap kuat, tetap semangat ya nak. Tuhan menyediakan yang terbaik untuk kamu dan keluarga.

Anonymous

Pada 14 April 2026

Sembuhkan ya Robb 🙏

Anonymous

Pada 14 April 2026

Tetap lah berbaik sangka kepada Allah Saram. Tak ada penyakit yg tak memiliki obat, Allah Maha Penyayang, Allah Maha Mendengar, Allah Maha Melihat, Pertolongan Allah akan datang, PASTI.

Anonymous

Pada 14 April 2026

Semoga lekas sembuh Ahram soleh

Laporkan Campaign